Screening for Plagiarism Policy
Abdimas Nexus: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Pemberdayaan, dan Inovasi Sosial berkomitmen menjaga integritas akademik dan mencegah segala bentuk plagiarisme dalam proses publikasi artikel. Setiap naskah yang dikirimkan ke jurnal ini akan diperiksa menggunakan perangkat pemeriksa kesamaan teks atau alat pendeteksi plagiarisme sebelum masuk ke tahap peer review.
Naskah yang terindikasi mengandung plagiarisme, self-plagiarism, publikasi ganda, manipulasi sitasi, penggunaan data tanpa izin, atau penggunaan karya pihak lain tanpa atribusi yang tepat dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak oleh editor.
Definisi Plagiarisme
Plagiarisme adalah penggunaan ide, kata, data, gambar, tabel, dokumentasi, hasil penelitian, atau bentuk kekayaan intelektual lain milik orang lain tanpa atribusi, izin, atau sitasi yang benar, kemudian menyajikannya seolah-olah sebagai karya asli penulis.
Plagiarisme dapat terjadi pada karya yang telah diterbitkan maupun belum diterbitkan, termasuk artikel jurnal, prosiding, buku, laporan penelitian, skripsi, tesis, disertasi, proposal, data kegiatan, dokumentasi pengabdian, maupun sumber digital lainnya.
Plagiarisme merupakan pelanggaran etika akademik dan harus ditangani secara serius.
Self-Plagiarism
Self-plagiarism adalah penggunaan kembali bagian substansial dari karya penulis sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa sitasi yang tepat. Praktik ini mencakup penggunaan ulang teks, data, tabel, gambar, atau bagian metodologi tanpa penjelasan bahwa materi tersebut pernah dipublikasikan.
Penulis wajib mencantumkan sitasi apabila menggunakan kembali karya sebelumnya. Artikel yang berasal dari seminar atau konferensi harus dikembangkan secara substansial dan memuat kontribusi baru.
Bentuk-Bentuk Plagiarisme
Bentuk plagiarisme yang tidak dapat diterima dalam Abdimas Nexus meliputi:
- Menyalin teks tanpa sitasi
- Mengambil ide atau argumen tanpa atribusi
- Menggunakan data, tabel, gambar, atau dokumentasi tanpa izin
- Memparafrasekan tanpa sumber
- Mengirim artikel yang sudah pernah dipublikasikan
- Mengirim artikel ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan
- Menggunakan kembali karya sendiri tanpa sitasi yang tepat
- Manipulasi sitasi atau daftar pustaka
- Menyajikan karya orang lain sebagai karya sendiri
Plagiarisme Langsung dan Plagiarisme Mosaik
Plagiarisme langsung adalah penyalinan teks secara utuh tanpa tanda kutip dan sitasi yang benar.
Plagiarisme mosaik adalah pengambilan struktur kalimat, frasa, atau ide dengan perubahan kata yang minim tanpa memberikan atribusi yang tepat.
Keduanya merupakan pelanggaran etika publikasi.
Batas Kesamaan Naskah
Sebagai pedoman umum, tingkat kesamaan naskah di Abdimas Nexus sebaiknya tidak lebih dari 25% (tidak termasuk daftar pustaka, kutipan langsung, dan istilah umum).
Namun, keputusan editorial tidak hanya berdasarkan angka, tetapi juga mempertimbangkan sumber kesamaan, kualitas parafrase, konteks, dan indikasi plagiarisme substansial.
Tindakan Editorial
Jika terindikasi sebelum peer review, editor dapat:
- Mengembalikan naskah untuk revisi
- Meminta klarifikasi
- Menolak naskah
- Menghentikan proses editorial pada pelanggaran serius
Jika ditemukan setelah publikasi, jurnal dapat menerbitkan koreksi, peringatan, atau penarikan artikel sesuai tingkat pelanggaran.
Pelaporan Dugaan Plagiarisme
Dugaan plagiarisme dapat dilaporkan melalui email resmi jurnal dengan menyertakan:
- Identitas artikel
- Sumber yang diduga dijiplak
- Bagian yang terindikasi sama
- Bukti pendukung
Editor akan meninjau laporan secara objektif dan melakukan klarifikasi kepada penulis jika diperlukan.
Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab penuh atas orisinalitas naskah. Pemeriksaan kesamaan naskah dianjurkan sebelum pengiriman.
Penulis juga wajib memastikan izin penggunaan atas semua materi berhak cipta seperti gambar, tabel, data, dan dokumentasi.
Keputusan Akhir
Keputusan akhir berada pada Editor-in-Chief berdasarkan evaluasi, bukti, klarifikasi penulis, dan kebijakan etika jurnal.